One comment on “Skripsi part I

  1. Salam Kenal Defi,

    Mohon maaf saya nyasar di blog mu dan ingin nimbrung tentang apa yang dimaksud dengan well seismik tie (walaupun sebenarnya tulisanmu tentang motivasi). Kebetulan saya juga pernah mengalami kesulitan yang sama. Pada prinsipnya well seismic tie adalah proses mengikat antara data sumur (biasanya diwakili log, etc) dengan data seismic. Umumnya orang banyak terjebak bahwa pada saat well seismic tie, sintetik dan seismik harus berada pada korelasi yang tinggi. Pendapat itu memang benar, namun kalau kita kaji lebih dalam lagi, prinsip well seismic tie adalah sumur dengan seismik, bukan sintetik dengan seismik. Biasanya orang banyak terkecoh karena ‘hanya’ melihat sintetiknya saja tanpa pernah memperhatikan lognya sendiri. Sintetik adalah model representatif dari sumur apabila kita konvolusikan dengan wavelet, disinilah letak biasnya, karena kita umumnya menggunakan wavelet yang kita anggap sama dengan seismic, padahal belum tentu juga. Yang kedua, jangan terlalu berpatokan pada tinggi rendah nilai korelasi. Kadang kala nilai tersebut bergantung juga pada berapa window yang kita gunakan pada saat proses tersebut. Semakin kecil window, misalkan 10 ms tentu saja akan menghasilkan korelasi yang baik dibandingkan dengan menggunakan window 200 ms.

    Salam,
    Riky H

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s